Sebagai bagian dari Badan Kelengkapan Kwartir, Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Penegak Pandega Tingkat Daerah (DKD) menjadi ujung tombak pendidikan dan pembinaan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega khususnya di wilayah Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Sulawesi Selatan.
Ketua Dewan Kerja Daerah (DKD) memiliki peran yang strategis sebagai penggerak utama organisasi, ia tidak hanya memimpin jalannya program kerja, tetapi juga menjadi inspirator, koordinator dan representasi semangat kepramukaan di kalangan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega di wilayah Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Sulawesi Selatan.
Kepemimpinan Ketua Dewan Kerja Daerah (DKD) Sulawesi Selatan dari masa ke masa tentu memiliki dinamikanya sendiri, seiring dengan perkembangan zaman, tantangan organisasi serta kebutuhan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang terus mengalami perubahan.
Para Ketua Dewan Kerja Daerah (DKD) Sulawesi Selatan telah mengemban amanah di setiap periode atau masa baktinya masing-masing dan telah memberikan konstribusi yang berharga dalam perkembangan kegiatan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega khususnya di Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Sulawesi Selatan.
Berikut Nama-Nama Ketua Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Tingkat Daerah (DKD) Sulawesi Selatan dari masa ke masa.
Ketua DKD Sulawesi Selatan dari Masa Ke Masa
| Masa Bakti | Ketua DKD Sulawesi Selatan |
|---|---|
| 1981-1986 | Kak H. Asri Agung Pananrang |
| 1986-1991 | Kak H. Haris Yasin Limpo |
| 1991-1996 | Kak H. Abdul Mufti Radja |
| 1996-2001 | Kak Ellyati Razak |
Dewan Kerja Daerah Sulawesi Selatan Masa Bakti 2001-2026 (Hasil Musppanitera Daerah 2001)
| Jabatan | Nama Pengurus |
|---|---|
| Ketua DKD | Kak Abd. Sa' Alamsyah |
| Wakil Ketua | Kak Elvira Ismail |
| Sekretaris 1 | Kak Muh. Hasrul (Universitas Hasanuddin) |
| Sekretaris 2 | Kak Abdul Malik Damis (UNM Makassar |
| Bendahara | Kak Dewi Hastuti |
| Anggota | Kak Nila Martini (UNM Makassar) |
| Kak Nur Asia Muchtar | |
| Kak Rosnia Hanafi (Polmas) | |
| Kak Lili (Makassar) | |
| Kak Muh. Rafi Aryawardhana | |
| Kak Andi Gunawan | |
| Kak Cristian Alva Saribuga (Universitas Hasanuddin) | |
| Kak Muhammad Husaini (IAIN Alauddin) | |
| Kak Nur Johansyah (Sinjai) | |
| Kak Hendra Sudrajat (Soppeng) | |
| Kak Kak Muh. Ihsan Idris (Makassar) |
Pada Januari 2004, dilaksanakan Musppanitra Daerah Luar Biasa, karena Kak Abd. Sa' Alamsyah meninggal dunia pada tanggal 18 Agustus 2003 dan Kak Elvira Ismail melansungkan pernikahan. Pada saat itu juga terjadi perubahan Petunjuk Penyelengggaraan Dewan Kerja (PPDK) dari SKEP Nomor 022 Tahun 1991 menjadi SKEP 131 Tahun 2003 yang merubah masa bakti Dewan Kerja Daerah menjadi 3 (Tiga) Tahun.
Adapun Susunan DKD Sulawesi Selatan Hasil Musppanitera Daerah Luar Biasa masa bakti 2004-2007 adalah sebagai berikut:
DKD Sulawsi Selatan Masa Bakti 2004-2007
| Jabatan | Nama Lengkap |
|---|---|
| Ketua DKD | Kak Abdul Malik Damis |
| Wakil Ketua | Kak Nila Martini |
| Sekretaris | Kak Safwan M. Arsyad (Universitas Hasanuddin) |
| Bendahara | Kak Arni Irawati Tenriajeng |
| Anggota | Kak Sahari Bulan |
| Kak Muh. Ihsan Idris | |
| Kak Syafruddin (Makassar) | |
| Kak Arwien Latief (Makassar) | |
| Kak Nur Alam P (Polmas) | |
| Kak Rahmadani Munir (Makassar) | |
| Kak Dirhamsyah (Gowa) | |
| Kak Herman Samad (Gowa) | |
| Kak Aisyah (Makassar) |
Sidang Paripurna Nasional (Sidparnas) pada tahun 2004 merekomendasikan perubahan Petunjuk Penyelenggaraan Dewan Kerja SKEP Nomor 131 Tahun 2003, dengan membentuk Kelompok Kerja (Pokja). Namun, tidak ditindak lanjuti oleh Dewan Kerja Nasional (DKN).
Akibat dinamika yang berkembang, Sidang Paripurna Nasional (Sidparnas) tahun 2005 merekomendasikan untuk dilaksanakan Musppanitera Luar Biasa.
Kelompok Kerja (Pokja) Hasil Musppanitera Nasional Luar Biasa berhasil menyelesaikan Petunjuk Penyelenggaraan Dewan Kerja (PPDK) terbaru yakni SKEP Nomor 214 Tahun 2007 menggantikan SKEP Nomor 131 Tahun 2003.
Dengan terbitnya PPDK Terbaru yakni SKPE 214 Tahun 2007, mengembalikan masa bakti Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega sama dengan masa bakti kwartirnya, sehingga pada tahun 2007 belum dilaksanakan Musppanitera Daerah sebaga bentuk upaya untuk menyamakan masa bakti DKD Sulawesi Selatan dengan masa bakti Kwartir Daerah Sulawesi Selatan yakni 2003-2008.
Pada tahun 2008, belum dilaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) oleh Kwartir Daerah Sulawesi Selatan. Sehingga Dewan Kerja Daerah Sulawesi Selatan juga belum melaksanakan Musppanitera Daerah. Musppanitera Daerah, baru dilaksanakan oleh DKD Sulawesi Selatan di tahun 2011. Dan Musyawarah Daerahh dilaksanakan pada tahun 2012.
DKD Sulawesi Selatan masa bakti 2007 Hasil Musppanitera Daerah Luar Biasa melaksanakan pengabdian hingga Maret 2011.
Pada Tahun 2011, dilaksanakan Musppanitera Daerah. Pada tahun, Komposisi Dewan Kerja Daerah Sulawesi Selatan Masa Bakti 2011-2016 dilaksanakan dengan Mekanisme Formatur.
Adapn Susunan Tim Formatur Musppanitera Daerah Tahun 2011 adalah sebagai berikut:
Tim Formatur Musspanitera Daerah Tahun 2011
| Jabatan | Nama Lengkap |
|---|---|
| Ketua Tim Formatur | Kak Ruddin (Bone) |
| Anggota | Kak Abdul Malik Damis (Demisioner) |
| Kak Nurhidayah (Bone) | |
| Kak Muh. Ilham Bahtiar | |
| Kak Fadly Razak | |
| Kak Muh. Iswal Burhan | |
| Kak Tenni Intani Adelia K |
Tim Formatur Hasil Musppanitera Daerah Tahun 2011, berhasil menyusun komposisi kepengurusan Dewan Kerja Daerah Sulawesi Selatan Masa Bakti 2011-2016 berdasarkan berita acara tertanggal 15 April 2011.
Adapun Susunan Pengurus DKD Sulawesi Selatan Masa Bakti 2011-2016 adalah sebagai berikut:
DKD Sulawesi Selatan Masa Bakti 2011-2016
| Jabatan | Nama Lengkap |
|---|---|
| Ketua DKD | Kak Marzuki |
| Wakil Ketua | Kak Perawati Patiung |
| Sekretaris | Kak Muh. Iswal Burhan |
| Wakil Sekretaris | Kak Ummi Hafilda Hakim |
| Bendahara | Kak Mughni Latifah |
| Anggota | Kak Muthahharah Tahir |
| Kak Faradillah Usman | |
| Kak Muh. Syarif Jamaluddin | |
| Kak Rahmawati Yamin | |
| Kak Muh. Hardiansyah | |
| Kak Musdar Asman | |
| Kak Asrul Patiroi | |
| Kak Randi Perkasa Putra |
Kepengurusan DKD Sulawesi Selatan Masa Bakti 2011-2016 yang sebelumnya berjumlah 13 orang, kemudian berkurang. karena Kak Muthahharah Tahir melangsungkan pernikahan. Kak Asrul Patiroi, Kak Muh. Syarif Jamaluddin dan Kak Randi Perkasa Putra.
Sementara Kak Muhammad Iswal Burhan pada bulan Juni Tahun 2013 telah melewati Usia Penegak dan Pandega. Sehingga komposisi DKD Sulawesi Selatan pada saat ini berjumlah 7 Orang dengan komposisi 3 orang putra dan 4 orang Putri.
Berdasarkan dinamika tersebut, pada November 2013 dilaksanakan Mekanisme Rekruitmen DKD Sulawesi Selatan Pergantian Antar Waktu (PAW) Terpilihlah Kak Musafir (UIN Alauddin), Kak Yassir Mustakim Nur (UNM Makassar), Kak Haerul dan Kak Nurul untuk menjadi Anggota DKD Sulawesi Selatan.
Namun dalam perjalanannya, Kak Nurul berhalagan tetap sehingga digantikan oleh Kak Muhramah (Kwartir Cabang Kota Pare-Pare). Setelah itu Selepas kegiatan Pelantara Saka Bahari II Tingkat Nasional, Kak Musafir telah menyelesaikan perkuliaha dan kembali ke kampung halaman, sehingga berhalangan tetap untuk di DKD Sulawesi Selatan.
Dalam proses it, beberapa Anggota DKD Sulawesi Selatan mulai berhalangan tetap, maka pada September 2014 melalui Sidang Pleno DKD Sulawesi Selatan untuk merekrut Kak Nurul Qalby Bara Imba (Poltekes Makassar) dan Kak Muammar (Universitas Hasanuddin) serta Pramuka Berprestasi Tingkat Nasional yakni Kak Masniati (Ketua DKC Toraja Utara) untuk bergabung di DKD Sulawesi Selatan.
Pada akhirnya Komposisi DKD Sulawesi Seatan menjadi 11 rang dengan diterbitkannnya SK Kwartir Daerah Sulawesi Selatan Nomomr 005 tahun 2015.
Setelah terbitnya, SK DKD Sulawesi Selatan Pergantian Antar Waktu (PAW), pada tahun 2015 Kak Haerul berhalangan tetap, Sebelum Pelaksanan Jamnas 2016 Kak Muammar juga berhalangan tetap, Pada tahun 2016 Kak Musdar menjadi Anggota Dewan Kerja Nasional (DKN) dan selepas kegiatan Perti SBH Nasional Tahun 2016 Kak Nurul Qalby, lulu sebagai Tenaga Perawat di Jepang. Sehingga di awal tahun 2017, Komposisi DKD Sulawesi Selatan tersisa 7 orang.
Diawal tahun 2018, satu per satu Anggota DKD Sulawesi Selatan melangsungkan pernikahan. Tanggal 16 Februari 2018 Kak Yassir melangsungkan pernian dengan Anggota DKD Jawa Barat. disusul Kak Muhramah menikah dengna Kak Ryan (Purna DKC Pare-Pare pada tanggal 4 Maret 2018 dan Kak Masniati juga melangsungkan pernikahan dengan Kak Tamsir (Ketua DKC Bantaeng).
Pada tanggal 16 Agustus 2018, Kak Ummi Hafilda Hakim lulus menjadi Dosen Tetap Non PNS di Uniersitas Mulawarman, Samarinda. sehingga membuat Kak Ummi berhalangan tetap sehingga DKD Sulawesi Selata tersisa 3 Orang yakni Kak Marsuki, Kak Faradillah Usman dan Kak Erlika
Pada Tahun 2018, bertempat di Hotel Syahid Jaya Makassar, Jalan DR. Sam Ratulagi No. 33 Makassar dilaksanakan Musppanitera Daerah dan memutuskan dan menetapkan Kak Mursaha sebagai Ketua DKD Sulawesi Selatan masa bakti 2018-2023
Adapun Komposisi Kepengurusan DKD Sulawesi Selatan masa 2018-2023 adalah sebagai berikut.
DKD Sulawesi Selatan Masa Bakti 2018-2023
| Jabatan | Nama Lengkap |
|---|---|
| Ketua DKD | Kak Mursaha (Kwarcab Palopo) |
| Wakil Ketua | Kak Eky Sri Septiana (Kwarcab Takalar) |
| Sekretaris | Kak Andi Sungkuruwira Batara Unru (Kwarcab Maros) |
| Wakil Sekretaris | Kak Muh. Akmal (Kwarcab Pangkep) |
| Bendahara | Kak Virdhalya Kartika Bahtiar (Kwarcab Bantaeng) |
| Anggota | Kak Chaerunnisa Nur Fitrah (Kwarcab Wajo) |
| Kak Eka Musdalifah (Kwarcab Sidrap) | |
| Kak Janita Nannangan (Kwarcab Toraja Utara) | |
| Kak Jumrah Nurfadila (Kwarcab Jeneponto) | |
| Kak Muh. Akhsan Suhardiman (Kwarcab Bone) | |
| Kak Muh. Aqil Murod (Kwarcab Kepulauan Selayar) | |
| Kak Andi Muh. Yogie Lambogo (Kwarcab Enrekang) | |
| Kak Nursyidah Sulaeman (Kwarcab Kota Pare-Pare) | |
| Kak Riska Uliana (Kwarcab Soppeng) | |
| Kak Zulfahmi Barsah (KWarcab Sinjai) |
